Berani Berubah Bersama Transjakarta

July 02, 2016
Bus Transjakarta kini lebih nyaman.
Horas bah!!!
"Dear Mantan, 
Maafkan aku yang dulu"
Masih ingat dengan kalimat di atas?
Kalimat ini sempat nge-hits beberapa waktu lalu lewat meme-meme lucu yang beredar di media sosial. Meme-meme lucu tersebut memperlihatkan tentang perubahan gaya atau penampilan seseorang dari masa Allah lampau ke masa kini.
Dan kalimat ini sepertinya cocok untuk menggambarkan kondisi yang saat ini terjadi di transjakarta. Lah kok? Teman-teman pasti sudah sering (bahkan mungkin bosan) mendengar berita kecelakaan transjakarta. Ada berita tentang armada band yang terbakar, armada mogok di jalan, ada juga armada yang tabrakan, AC bus yang mati, dan lain sebagainya. Beraneka ragam peristiwa buruk tentang transjakarta. Ditambah lagi jalur transjakarta (baca : busway) yang sering diterobos pengguna kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor semakin memperburuk citra angkutan massal ini.
Jalur Transjakarta kini lebih sterill.
Perlahan-lahan perubahan itu mulai tampak dalam tubuh transjakarta. Mulai dari penambahan armada bus hingga meng-"kandang"-kan bus-bus lama yang sudah tidak laik jalan. "Untuk bus, kita melihat beberapa faktor yaitu bus yang laik jalan dan bus laik pandang." Kata Pak Prasetia Budi, Kepala Humas dan Komunikasi PT Transportasi Jakarta dalam acara buka bersama Transjakarta dengan pelanggan yang digelar pada Sabtu (25/6) di arena PRJ, JIExpo, Kemayoran - Jakarta. Acara bukber ini dihadiri oleh beberapa pelanggan transjakarta dari berbagai komunitas, salah satunya komunitas blogger TDB (Tau Dari Blogger) yang telah memberi kesempatan buat gue ikut acara ini. Acara bukber ini juga turut dihadiri Pak David Tjahjana selaku perwakilan dari Dewan Transportasi Jakarta. Dan menurut informasi dari Pak Prasetia Budi, acara bukber tersebut juga seharusnya menghadirkan Pak Budi Kaliwono selaku Direktur Utama yang baru dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Namun karena sesuatu hal, beliau jadi tidak bisa hadir.
(Ki-Ka) Bpk. David Tjahjana-Dewan Transportasi Jakarta, Bpk. Prasetia Budi, Kepala Humas dan Komunikasi PT Transportasi Jakarta, M. Sobari - Komunitas TDB (foto credit to Giovanni)
Acara bukber kali ini bukan sekedar makan bareng, namun sekaligus menjadi forum diskusi antara manajemen Transjakarta dengan pelanggan. Selesai buka puasa bersama, beberapa teman melaksanakan sholat magrib. Dan setelah itu sesi diskusi bareng pun dilakukan. Sesi ini dimanfaatkan teman-teman TDB untuk menyampaikan pertanyaan-pertanyaan (tepatnya keluh kesah) seputar pelayanan transjakarta. Mulai dari tidak adanya toilet di halte, bus yang datangnya lama, wifi yang tidak terkoneksi, petugas yang jutek dan tidak ramah, dan sebagainya. Banyak pertanyaan yang muncul, namun tidak sedikit juga yang mencoba memberikan saran. Hal ini demi kemajuan transjakarta. Seperti kita lihat bersama, lambat laun transjakarta yang dulu timbul banyak masalah kini mulai membaik. Hal ini tidak lepas dari saran dan masukan dari para pengguna transjakarta (singkat TJ). "Sudah saatnya kita libatkan teman-teman komunitas pengguna setia TJ dalam membantu perubahan TJ ke arah yang lebih baik," ungkap Pak Prasetia Budi disela-sela diskusi. Tag line #BeraniBerubah menjadi jargon transjakarta demi mewujudkan transjakarta yang lebih baik. Menurut Pak Prasetia, dengan menerapkan #BeraniBerubah maka perubahan yang dilakukan bukan hanya di level pimpinan, namun perubahan ini juga akan diterapkan hingga level bawah, baik itu pramudi, kasir, maupun onboard. Masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dibenahi dalam tubuh transjakarta.
Foto bersama komunitas pengguna Transjakarta

Sayangnya acara ini tidak menghadirkan pihak-pihak lain yang tentunya juga berkaitan dengan Transjakarta. Misalnya Dinas PU yang membuat separator dan jalur transjakarta, Dishub, dan juga pihak perbankan yang menerbitkan kartu e-money (uang elektronik) untuk pembayaran, dan masih banyak pihak lainnya. Namun demikian, Pak Prasetia Budi mengatakan bahwa acara kali ini tidak akan putus sampai di sini. Next, akan ada acara temu pelanggan TJ lagi dan diusahakan menghadirkan pihak-pihak terkait.
Harapannya semoga pelayanan transjakarta semakin membaik. Semua keluh kesah pelanggan tidak sekedar ditampung, namun perlu di implementasikan. Sudah saatnya Transjakarta #BeraniBerubah demi transportasi Jakarta yang lebih maju. Dan bagi teman-teman pengguna transjakarta, mari #BeraniBerubah bersama transjakarta. Kita berikan masukan-masukan yang positif kepada transjakarta. Kritik it's OK, tapi kasihlah kritik yang membangung bukan menjatuhkan hehe..
Foto bersama di booth Transjakarta, Hall C1 PRJ, JIExpo Kemayoran.


Sampai jumpa di acara temu pelanggan TJ berikutnya.


Sumber ilustrasi gambar :
- search by google
- www.transjakarta.co.id
- Group WhatsApp TJ Community
dan melalui proses editing pribari.

#BeraniBerubah, #Transjakarta, #TauDariBlogger

Related Post

Previous
Next Post »

8 comments

Write comments
July 4, 2016 at 10:51 AM delete

Kapan-kapan cobain ah TransJakarta yang baru :)

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
July 5, 2016 at 3:02 PM delete

Menggunakan bus TransJakarta adalah wujud dari upaya mengurangi kemacetan karena penggunaan kendaraan pribadai.
Salam, david

Reply
avatar
zata
AUTHOR
July 11, 2016 at 10:28 AM delete

sukaaaa warna TiJe yang pinkkk! #salahfokus. Eh tapi emang pelayanan TJ akhir2 memangm lebih baik sih, mudah2an bukan hanya di koridor2 tertentu yah... ;P

Reply
avatar
Horas
AUTHOR
July 12, 2016 at 6:09 PM delete

Iyes, selamat ber-bus ria :)

Reply
avatar
Horas
AUTHOR
July 12, 2016 at 6:11 PM delete

Betul pak David, semoga dengan semakin membaiknya pelayanan TJ masyarakat jadi makin antusias untuk menggunakannya.

Reply
avatar
Horas
AUTHOR
July 12, 2016 at 6:13 PM delete

Mari berdoa sama-sama, supaya TJ makin baik pelayanannya ;)

Reply
avatar
duniaspasi
AUTHOR
August 16, 2016 at 12:23 AM delete

Lebih rapi, kokoh dan adem ya TJ yang baru ini :)
Itu yang terbakar serem banget. Beritanya di mana ya? Aku gak tau detailnya

Reply
avatar
August 16, 2016 at 6:50 PM delete

Iya ito, jalurnya juga udah mulai sterill dari kendaraan pribadi.
Yang kebakar itu berita tahun lalu ito, dimuat tribun 1 Sep 2015.

Reply
avatar

Terima kasih sudah mau berkunjung dan meninggalkan jejak di mari. EmoticonEmoticon