Sedikit Bocoran Tampilan Sistem Operasi Android N

Horas Silalahi | March 22, 2016 | | | | 5 Comments so far
Horas bah!!!

Belakangan ini sudah banyak kabar yang beredar, mungkin teman-teman blogger juga sudah tau tentang rencana Google yang akan meluncurkan Sistem Operasi terbaru untuk Android yaitu Android N. Kabar ini tentu mengagetkan para pengguna smartphone robot ijo. Secara Android M (Marshmallow) aja masih terbilang baru [menurut gue] dan belum semua perangkat android yang mencicipinya. Lah sekarang udah mau rilis aja Android N. Hal ini membuat gue bertanya dalam hati, "apakah Android M ada bugs-nya?" Kejadian ini hampir mirip [menurut gue lagi] seperti Sistem Operasi komputer Windows. Belum lama semenjak peluncuran Windows 8 (bahkan sempat update ke 8.1), Microsoft sudah merilis Windows 10.
Bagi yang ingin tau "Seperti apa sih Android N?" Berikut gue kasih tau sedikit ya.
Bagi pengguna smartphone Nexus, tentu dapat berbangga hati karena mendapatkan kesempatan pertama dalam mencicipi Android N (beta tester). Karena biasanya sebelum software terbaru diluncurkan ke publik, si pembuat software (dalam hal ini Google) akan melakukan test terlebih dahulu. Test ini biasa disebut dengan Developer Preview. Test tersebut tentu dilakukan menggunakan perangkat terbitan sendiri, yaitu smartphone Nexus. Hal ini biasanya dilakukan guna meminimalisir kesalahan (bug).

Emergency Info
Dalam sistem operasi terbaru ini, Google memberikan beberapa sentuhan perubahan tampilan visual. Saat pertama kali dihidupkan (set up new device), pada tampilan awal (welcome) sudah tampak perubahan yaitu adanya penambahan menu emergency info.
Penambahan menu emergency contact
Di sini kita akan diminta mengisi biodata seperti nama, alamat, TTL, golongan darah, kondisi kesehatan, alergi, sama emergency contact. Katanya sih ini untuk memudahkan kalau-kalau si empunya smartphone mengalami musibah jadi lebih mudah bagi orang lain untuk menolong yaitu dengan membuka emergency info tadi. Tapi kalau gak mau diisi juga gak apa-apa kok, skip saja.

New Look Notification Panel
Untuk pooldown bar atau panel notifikasi, android N hadir dengan tampilan baru. Jika pada OS sebelumnya, semua notifikasi yang masuk dipisahkan oleh jarak (ada sekat) kini di android N semua notif akan tampak menyatu. Sekilas tampak hanya dipisahkan oleh garis tipis. Dan hebatnya lagi, semua isi dari notifikasi bisa dibaca pada status bar tersebut tanpa harus masuk ke aplikasinya terlebih dahulu. Pada status bar juga sudah tersedia menu "Reply" sehingga setiap pesan yang masuk bisa langsung kita reply juga tanpa melalui aplikasi bawaannya. Semua aktivitas chatt / messaging bisa dilakukan dalam satu tempat.
Tampilan notifikasi baru
Support Multi Window
Dari semua pembaruan yang ada pada android N, ini yang paling gue demen. Dengan fitur multi window, maka layar smartphone bisa kita bagi menjadi dua bagian layaknya tampilan desktop pada windows komputer. Kita bisa dengan bebas melakukan dua aktivitas sekaligus dalam satu layar. Bermain game sembari nonton movie, ketik pesan sembari streaming youtube, copy file dari satu folder ke folder, dan berbagai kesibukan lainnya bisa dilakukan bersamaan dalam satu layar. Namun sebenarnya sih fitur ini lebih cocoknya jika menggunakan tab, karena ukuran layar tab lebih lebar dibanding layar smartphone pada umumnya.
Support Multitasking Window

New Look Setting Panel
Sama seperti panel notifikasi, di android N mbah Google juga memberikan perubahan yang hampir sama kepada panel setting. Ketika kita membuka panel setting, kita tidak lagi melihat adanya garis hitam pembatas antara satu dengan lainnya. Semua menu tampak seperti melebur jadi satu. Dan di bawah setting akan tampak adanya tambahan menu yaitu "Suggestions." Ini berisi shortcut seperti screen lock dan change wallpaper. Jadi kita bisa setting screen lock atau ganti wallpaper tanpa harus buka display setting. Selain itu, setiap menu pada panel setting di bawahnya sudah dilengkapi dengan informasi yang relevan dengan menu tersebut. Misal seperti Wi-Fi kita akan langsung lihat koneksi wi-fi yang terhubung dengan smartphone, data usage akan langsung menampilkan jumlah pemakaian data internet, storage akan menampilkan jumlah storage yang terpakai dan tersisa, dan sebagainya.
Tampilan Panel Setting Android N
Demikianlah sedikit bocoran dari gue. Sebenarnya masih banyak perubahan-perubahan lain yang terdapat pada android N. Tapi kalau semua gue bocorin di sini kan nanti jadi gak seru. Judulnya aja bilang sedikit yaaa..jadi sedikit aja lah yang gue bocorin. Sisanya??? Tunggu tanggal rilisnya aja lah ya hehe...
Semenjak OS Android N preview diluncurkan, belum ada yang mengetahui singkatan dari apa "N" tersebut? Apakah Naget? Nuttela? Atau mungkin Nasgor? Tidak ada yang tau. Bagi yang merasa tau "N" itu singkatan dari apa, tolong bisikin lewat komen di bawah ya ;-)

*Source :
Androidauthority
>> Selengkapnya

Sarasehan#3 : Saatnya Kita Peduli dan Lebih Kreatif

Horas Silalahi | March 14, 2016 | | | | 4 Comments so far
Horas bah!!!
Sebelumnya gue minta maaf kepada ketua panitia acara, Bang Obay (Moh.Sobari) dan mimin (Mba Hermini) karena hadir terlambat dalam acara Sarasehan#3 ini. *sodorin tangan salaman*
Banner Sarasehan#3
Peserta Sarasehan#3 Bersama Ketua PMI Jaktim (Dok.TDB)
Setelah sukses menggelar acara Sarasehan#1 dan Sarasehan#2, komunitas TDB (Tau Dari Blogger) kembali menggelar acaranya, Sarasehan#3 pada tanggal 12 Maret 2016. Acara kali ini bertajuk “MUDA, KREATIF DAN PEDULI,” bertempat di Kantor Walikota Jakarta Timur. Dan sama seperti sarasehan-sarasehan sebelumnya, disetiap acaranya TDB selalu menghadirkan narasumber dari kalangan artis Indonesia. Dalam Sarasehan#3 ini, TDB menghadirkan artis-artis film seperti: Acha Septriasah, Sheila dan Adithya. Mereka ini merupakan pemeran dalam film terbaru berjudul “Sabtu Bersama Bapak.” Selain itu, Sarasehan#3 kali ini juga dihadiri secara eksklusif oleh Bapak Drs H.R. Krisdianto ,M.Si selaku Ketua PMI Kota Administrasi Jakarta Timur periode 2016-2022, Ibu Yeni perwakilan dari Walikota Jakarta Timur, para anggota PMR se-Jakarta Timur, Sukarelawan Sibat PMI se-Kecamatan wilayah Jakarta Timur, dan bersinergi dengan blogger yang tergabung dalam KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia).
Baca juga : Dukung RUU Kepalangmerahan
Sarasehan#3 ini bisa gue bilang termasuk acara paling sukses dibanding terdahulu. Bayangin aja, peserta yang hadir mencapai 1000 orang dan mereka semua merupakan volunter PMI. Lewat acara ini, kita diajak [tidak dipaksa ya] untuk turut menjadi bagian dari insan kemanusiaan yang peduli dan mau memberikan keahlian dan keterampilan yang dimiliki sebagai wujud dukungan membantu Palang Merah Indonesia. Seperti diketahui, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang selalu siap siaga dan terjun langsung setiap ada bencana yang terjadi. Dan tentu kita akan bangga jika bisa turut andil bagian dalam membantu keluarga, teman, kerabat, dan orang-orang yang terkena musibah. Tidak dapat dipungkiri karena kita merupakan mahkluk sosial yang selalu hidup berdampingan satu sama lainnya sehingga kita tidak mungkin dapat hidup sendiri.
Dukungan peserta Sarasehan#3 terhadap PMI (credit to Hermini)
Acara dimulai dengan pembukaan oleh ketua PMI Kota Jakarta Timur, Drs H.R. Krisdianto ,M.Si dan dilanjutkan dengan sambutan oleh H. Gde Sardjana, Ing, SE, MM. selaku Wakil Pengurus PMI Prov. DKI Jakarta Bidang PMR/Relawan dan Kominfo. "Harapan kami dengan terlaksananya Sarasehan ini akan menjadi langkah positif bagi PMI untuk dapat membina generasi muda dalam wadah PMR yang Muda, Kreatif dan Peduli," kata Bpk. HR. Krisdianto dalam kata sambutannya.
Acara kemudian berlanjut dengan penampilan dari Marsha Idol yang membawakan dua buah lagu. Dan suasana semakin (pecah) ramai sesaat ketika aktris Acha Septriasa memasuki ruangan dengan mengenakan kaos dari Dones, yang saat ini sedang gencar-gencarnya campaign anti pembajakan nasional. Siapa bilang artis tidak bisa menjadi sukarelawan? Meskipun dengan beragam kesibukan dan kegiatan keartisannya, Acha Septriasah dan kawan-kawan artis lainnya membuktikan artis juga mahluk sosial yang punya rasa kepedulian. “Menjadi bagian dari insan kemanusiaan PMI merupakan panggilan setiap insan untuk dapat membantu sesama,” kata Acha.
Acha dan PMR Se-Jaktim (credit to Hermini)
Di tengah acara dilakukan penyematan dan pemberian kartu sebagai insan kemanusiaan PMI kepada artis dan para blogger dari TDB dan KOPI sebagai wujud dukungan guna membantu Palang Merah Indonesia. Suasana pun makin meriah saat Acha Septriasa mengajak para peserta yang hadir untuk bernyanyi dan foto welfi bersama.
Di akhir acara peserta mendengarkan pesan moral yang disampaikan oleh Pak Ody, mewakili Maxima Pictures yang memproduksi film Sabtu Bersama Bapak. “Sudah saatnya kita dukung film Indonesia dengan menonton film Indonesia di Bioskop BUKAN DVD Bajakan, karena film Indonesia sudah semakin keren” tutur Pak Ody. Sarasehan#3 pun ditutup dengan lantunan lagu Butiran Debu yang di bawakan oleh Marsha Idol. [HorasID]

Source : Group WA TDB, Herminiyuliawati
>> Selengkapnya

XL Peduli dan Dukung Kaum Difabel

Horas Silalahi | March 11, 2016 | | 6 Comments so far
Horas bah!!!
Manager CSR XL, Achmad Pradipta (kanan) bersama anak-anak penyandang tuna netra
SEMUA ORANG ITU SAMA!!! (Yang setuju angkat tangan). Yang membedakan hanya tampang jelek dan tamvan.
NO BODY'S PERFECT!!! Karena kesempurnaan itu sesungguhnya hanya milik-Nya.
Oleh karena kita (manusia) semua sama, maka semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya maupun berkompetisi tanpa melihat keterbatasan fisik. Maka dari itu, tidak ada alasan bagi kaum penyandang difabel, termasuk tuna netra, untuk tidak ikut serta dalam berkarya dan berprestasi.
Bercermin dari hal di atas, XL melalui programnya XL Future Leaders memberikan dukungan moral bagi kaum difabel dalam sebuah acara bertajuk  “Tribute to Stevie Wonder, Everybody Is Extraordinary” di Jakarta, tanggal 26 Februari 2016 yang lalu. Turut hadir dalam acara ini istri Duta Besar Amerika Serikat, Sofia Blake yang mempunyai perhatian khusus pada aktivitas sosial yang dijalankan oleh masyarakat Indonesia.
Baca juga : Berkat XL, Nelayan Kini Online dengan Aplikasi mFish
Acara yang digelar di @America, Pacific Place, Jakarta tersebut, XL Future Leaders dan anak-anak penyandang tuna netra menggelar konser kecil dengan membawakan lagu-lagu karya Stevie Wonder, di antaranya You Are The Sunshine of My Life, I Just Call to Say I Love You, Diamond, Overjoyed, dan Isn’t She Lovely. Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk menjelaskan acara tersebut sengaja mengangkat sosok Stevie Wonder, seorang bintang besar yang menyandang tuna netra. Sosok Stevie Wonder mampu menginspirasi jutaan anak penyandang tuna netra dan difable di seluruh penjuru dunia. Keterbatasan fisik tidak membatasi daya kreasi dan prestasi. Tidak ada perbedaan dalam menggapai mimpi.
Manager CSR XL, Achmad Pradipta (kiri) bersama dua orang penyandang tuna netra

Selain konser, juga digelar talkshow yang bertujuan untuk memberikan pandangan positif mengenai penyandang difabilitas. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan inspirasi bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi tanpa melihat keterbatasan fisik. Para pembicara yang dihadirkan juga merupakan penyandang difabilitas berprestasi, seperti Dimas Presetyo Muharram, pemilik Kartunet, serta Angkie Yudistia, seorang sociopreneur dan penulis buku “Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas dan Setinggi Langit” yang menceritakan pengalaman hidup dan perjuangan mereka untuk menggapai mimpi. Kemudian ada juga pemberian motivasi oleh David Franky yang merupakan seorang motivator penyandang difabilitas.
Dalam penyelenggaraan acara ini, XL Future Leaders bekerjasama dengan Yayasan Elsafan. Yayasan yang juga didirikan oleh penyandang tuna netra sejak tahun 2006 ini menaungi sekitar 42 orang anak-anak penyandang tuna netra.  Yayasan ini memiliki sejumlah program, di antaranya memberikan keterampilan sehingga bisa dipakai oleh para peserta didik untuk bekal hidup mandiri.
Baca juga : Kerjasama XL Axiata & Pemprov NTB Ciptakan XmartCities Lombok
Di antara anak-anak asuhan lembaga ini juga ada yang mampu mencetak prestasi membanggakan, antara lain Catur Tuna Netra Juara 1 tahun 2015, Candy Medali Emas Lomba Renang se-DKI, Reza mewakili Indonesia untuk lomba IT,  Aini Juara 1 lomba science tingkat DKI 2014, dan masih banyak prestasi lainnya.
Dustin, salah satu penyandang difabel, tuna netra

XL Future Leaders sendiri merupakan program pendidikan berbasis digital yang dirancang khusus oleh XL untuk memajukan kompetensi para pemuda Indonesia sebagai pemimpin tingkat global. Program ini berupa pelatihan terpadu yang berfokus pada tiga area kompetensi yaitu kemampuan melakukan komunikasi secara efektif, kemampuan mengasah jiwa kewirausahaan dan inovasi, serta kemampuan mengelola perubahan. Salah satu aktivitas yang dijalankan oleh para peserta XL Future Leaders adalah menyelenggarakan aksi-aksi sosial kemasyarakatan dalam beragam bentuk kegiatan di berbagai daerah. Mendorong para peserta untuk peka terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar mereka dan mencari solusi atas persoalan yang ada. Hal ini sesuai dengan salah satu materi pendidikan kepemimpinan yang mereka terima dalam program XL Future Leaders tersebut. [HorasID]

Tribute to Stevie Wonder, Everybody Is Extraordinary
>> Selengkapnya
badge