KUDO Menghadirkan Toko Online Dalam Genggaman

Horas Silalahi | November 16, 2015 | | |
Horas bah!!!

Bisnis online shop atau yang dikenal dengan istilah e-commerce berkembang pesat di Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya toko-toko online yang hadir saat ini. Mulai dari lazada, zalora, tokopedia, bukalapak, elevenia, dan masih banyak lagi. Dari semua e-commerce yang ada saat ini, rata-rata memiliki system yang sama yaitu belanja online ya bayarnya online juga tentunya. Lalu kalau bayarnya online, apakah aman? Gimana kalau gue udah bayar tapi barangnya gak nyampe-nyampe juga? Gimana kalau barang yang gue pesan salah? Gimana kalau bla...bla...bla... Banyak pertanyaan atau keraguan yang akan muncul.

Bersama KUDO, semua ketakutan di atas kini terpatahkan. Hadir dalam sebuah acara Blogger Class yang bertajuk Digital Life and Digital Improvement, digawangi oleh Kang Arul, konsultan media dan akademisi yang telah menulis lebih dari 100 buku. Gue punya kesempatan untuk mengenal lebih jauh apa itu KUDO ? Dan lewat postingan ini gue akan memperkenalkannya kepada pembaca sekalian.
Foto : Dok.Pribadi
Minggu, 15 November 2015 acara Blogger Class yang bertempat langsung di Kudoplex (kantor KUDO), Jl. Yado 1 No 7, Radio Dalam Jakarta Selatan dihadiri oleh lebih dari 35 orang blogger tamvan dan cantik. Bahkan sampai ada yang rela datang jauh-jauh dari Surabaya lho. Ruuarrr biasa sekali acara ini ;-). Acara dimulai pukul 09.30 WIB dengan salam pembuka dari Kang Arul selaku moderator acara. Kemudian dilanjutkan oleh pimpinan sekaligus penggagas lahirnya KUDO, Agung Nugroho, Co-Founder & MD KUDO. Beliau memaparkan panjang lebar semua perihal KUDO.
Agung Nugroho, Co-Founder & MD KUDO
KUDO merupakan singkatan dari Kios Untuk Dagang Online, perusahaan start-up yang baru berdiri sejak Juli 2014. "Now Everyone Can Shop Online," kata mas Agung [berhubung masih muda panggil mas aja deh hehe...] menjelaskan slogan yang di usung KUDO. "Biasanya customer kalau belanja online langsung menuju website toko online tersebut. Namun di Kudo beda. Tokonya langsung kita bawa ke customer" tambah mas Agung. Nah loh, toko di bawa-bawa, nda berat tuh mas bro ?
Foto : Dok.Pribadi
Inilah yang membedakan KUDO dengan toko online lainnya. Customer yang mau belanja bertatap muka langsung dengan si penjual (disebut Agen KUDO). Maka semua keraguan tadi sudah terpatahkan. Untuk masalah harga, KUDO tidak beda dengan e-commerce lainnya. Hal ini dikarenakan KUDO menjalin kerjasama dengan hampir seluruh e-commerce yang ada saat ini. Barang yang dijual pun sama dengan yang dijual oleh e-commerce lain. Namun di KUDO pilihannya lebih banyak.Lebih dari 2 juta barang tersedia di sini.
Foto : kudo.co.id
Bahkan bisa dibilang, KUDO merupakan agregator e-commerce pertama yang ada di Indonesia. KUDO menghubungkan transaksi online dengan offline. Barang yang dibutuhkan dibeli online lewat Agen KUDO, pembayaran dilakukan offline /konvensional yaitu bayar langsung ke Agen secara cash. So, tidak tidak perlu khawatir duit hilang ;-). Untuk pengiriman barang bisa dikirimkan ke alamat customer atau alamat Agen, tergantung kesepakatan saja.
Foto : Dok.Pribadi
Terus kalau kurang puas, komplainnya ke mana donk ? Hal yang paling sering terjadi dalam bisnis adalah adanya komplain. Customer akan malas belanja ke toko si A, jika komplainnya tidak pernah di gubris. Di KUDO, komplain customer lebih cepat di handle. Dengan adanya Agen KUDO, segala komplain bisa langsung disampaikan. Dan nantinya Agen KUDO akan menghubungi customer service di Kudoplex untuk di follow up lebih lanjut. Dan tentunya komplain ini akan terus di follow up oleh customer service hingga casenya solved.

Lalu siapa aja yang bisa jadi Agen KUDO itu ? Apakah gue bisa gabung jadi Agen KUDO ?
"KUDO hendak mencetak 1 juta Digital Entrepreneur guna memajukan e-commerce di Indonesia dengan memanfaatkan tekhnologi" kata mas Agung. " Jumlah ini tidak besar bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai angka 250 juta jiwa," tegasnya lagi.
Foto : Dok.Pribadi
Punya duit 500 ribu ? Tinggal isi formulir, serahkan deposit 500 ribu, dan kita sudah menjadi Agen KUDO. Mudah sekali bukan ? Setelah terdaftar sebagai Agen KUDO, kita akan diberikan 1 buah perangkat Tablet (Tab) yang akan digunakan untuk berjualan. Wahhh...ini sih sama aja modal gratis donk ? Cuma deposit 500 ribu dapat Tab :-) Itulah hebatnya KUDO *acungkan jempol*
Terus kalau jadi Agen KUDO, gue mesti simpan barang dagangannya donk ? Weiitss...nda perlu. Setiap orderan dilakukan online. So, tidak ada yang namanya penumpukan barang di Agen.

Apa untungnya gue jadi Agen KUDO ?
Berbicara soal bisnis, selain terima komplain tentu yang diharapkan adalah laba atau keuntungan. Demikian halnya jadi Agen KUDO. Dari setiap transaksi yang Agen KUDO lakukan, Agen akan mendapat profit dari setiap nilai barang yang di order customer. Setiap barang mempunyai nilai profit yang berbeda. Dan di KUDO juga ada yang namanya system Referal. Setiap Agen yang berhasil merekomendasikan temennya untuk menjadi Agen, maka dia akan mendapat profit dari transaksi pertama yang dilakukan temannya tersebut. INGAT!!! Hanya sekali ya. Karena ini bukan MLM :-)
Kalau menginginkan keuntungan banyak, ya silahkan para Agen untuk banyak-banyakin jualannya hehehe..
Tertarik jadi Agen KUDO ? Langsung saja masuk ke websitenya KUDO dan klik menu Gabung Agen Kudo.
Foto : Dok.Pribadi
Dipenghujung acara Blogger Class, hampir semua blogger yang hadir mendaftarkan diri untuk menjadi Agen KUDO. Secara gitu loch, kapan lagi bisa bisnis online seperti ini ?
Perlu diketahui, KUDO ini asli karya anak bangsa. Karena pemikir-pemikir yang mendirikan KUDO adalah asli anak bangsa. So, cintailah produk dalam negeri [haiizzz..apaan sih].

#kudobox

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mau berkunjung dan meninggalkan jejak di mari.

badge